Satu Keluarga Dibunuh Secara Sadis di Sukoharjo

Satu Keluarga Dibunuh Secara Sadis di Sukoharjo

Satu Keluarga Dibunuh Secara Sadis di Sukoharjo – Sungguh mengerikan ketika membaca berita kriminal yang  dilakukan seorang pria separuh baya bernama Henry Taryatmo kepada empat orang sekeluarga di Baki, Sukoharjo. Hal itu tentunya sangat mengerikan bagi kita semua.

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang informasi kriminal pembunuhan yang dilakukan terhadap satu keluarga. di daerah Sukoharjo di provinsi Jawa Tengah – Indonesia

Satu Keluarga Dibunuh Secara Sadis di Sukoharjo

Satu Keluarga Dibunuh, Sang Pelaku Mengatakan Tidak Menyesal

Menurut ungkapan Pelaku kepada Polisi Henry bahwa dia sama sekali tidak menyesali perbuatan yang dia lakukan terhadap satu keluarga empat orang di Sukoharjo ini. Hal itu pun disebutkan pihak Kasat Reskrim Polress Sukaharjo bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa sehingga membunuh secara sadis terhadap keempat korbannya tersebut.

Satu Keluarga Dibunuh Secara Sadis di Sukoharjo

Hal itu diakuinya pelaku telah memiliki rencana pembunuhan terhadap korban dengan dalih mengambil mobil korban. Hal itu pun dia lakukan ketika memberikan setoran rental mobil ke rumah korban pada 19 Agustus yang lalu pada jam 1 pagi. Itu dilakukan korban sendiria tanpa mengajak orang lain untuk melakukan kegiatan pembunuhan tersebut.

Untuk motif pembunuhan empat orang tersebut dikarenakan pelaku Henry mempunyai hutang sekitar 60 juta yang telah jatuh tempo ketika hari peristiwa itu berlangsung. Ketika itu pelaku menusukkan pisau dapur kepada empat orang sekeluarga yaitu Sri Handayani (36 tahun), Suranto (42 tahun), dan dua anaknya yang berumur 10 dan 6 tahun.

Pelaku pun mengakui bahwa tindakan yang dia lakukan tanpa denda, hanya dikarenakan terdapat utang terhadap korbannya. Dimana ketika selesai melakukan pembunuhan tersebut. Henry pun mencuri sepeda motor dan juga mobil serta BPKBnya untuk dijual kembali. Dari hasil penjualan mobil avanza tersebut didapatkan uang tunai sebesar Rp 82 juta.

Namun tentunya disebutkan pelaku bahwa hutang ini pun telah dia berusaha cicil dengan mengadaikan mobil temannya terlebuh dahulu untuk mendapatkan uang untuk membayar korbannya. Tentunya ini pun merupakan perbuatan yang dilakukan dengan akal sehat dan pelaku juga tidak mengalami gangguan jiwa sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *